Sabtu, 02 Februari 2013

ARTIKEL PENGARUH FIGUR SEORANG AYAH TERHADAP ANAK PEREMPUAN

di ambil dari beberapa artikel.
Studi ini menemukan bahwa anak gadis yang paling terpengaruh karena ketidakhadiran seorang ayah, meskipun para peneliti mengingatkan bahwa ketidakhadiran ayah dapat memupuk masalah lain seperti kurangnya dukungan atau disiplin. “anak-anak perempuan yang dibesarkan tanpa dukungan dari seorang ayah selama masa kanak sampai masa remaja memiliki masalah emosional di sekolah yang lebih tinggi dibandingkan anak perempuan dibesarkan dengan adanya sosok seorang ayahnya” kata Pougnet.
Lisa A. Serbi, seorang profesor di Departemen Psikologi Concordia, dan juga tim penelitian mengatakan bahwa “studi kami meneliti peran ayah adalah faktor yang krusial dalam perkembangan anak-anak mereka, anak-anak tidak perlu melakukan sesuatu buruk tanpa ayah mereka. Ibu-ibu dan pengasuh lainnya juga penting tetapi tidak diragukan lagi bahwa ayah berdampak besar, meskipun pada ada pula anak yang tanpa kontak dengan ayah memiliki tingkat intelektual dan emosial yang baik pula”.
Temuan ini, bagaimanapun, harus mendorong pemerintah untuk merumuskan kebijakan yang mendorong peningkatan bentuk kontak positif antara anak dan ayah mereka. “Inisiatif seperti cuti orangtua untuk pria dan kelas pengasuhan yang menekankan peran ayah bisa membantu untuk memaksimalkan perkembangan anak dari usia dini hingga menjelang remaja (preadolescence),” kata Serbin.
Penelitian ini didukung oleh Canadian Institutes of Health Research and the Social Sciences and Humanities Research Council of Canada.

Manfaat Kedekatan Ayah dengan Anak Perempuan
1. Bayi sampai Balita
Ayah memang berkewajiban mencarikan nafkah untuk keluarganya. Waktu berada di rumah menjadi sempit, bertemu dengan keluarga juga kalau malam saja. Dan kewajiban merawat bayi seperti mengganti popok, mandi, menemani tidur, menenangkan tangisan adalah tugas ibu. Namun sebaiknya seorang ayah juga punya andil dalam perawatan anak sewaktu bayi dan balita.

2. Pra-remaja hingga remaja
Pada tahapan ini, seorang anak perempuan tidak mau bercerita pada ayah, namun pada ibu. Jadi, sebaiknya ayah harus membangun kepercayaan agar anak perempuannya mau bercerita dan terbuka mengenai hal-hal yang dialaminya. Belajar mengambil hati seorang anak. Begitu juga sebaliknya pada saat remaja, ayah harus menjaga kepercayaan putrinya itu dan membantu mencari solusi saat putrinya ada masalah.

3. Pengaruh Kedekatan Ayah terhadap harga diri
Manfaat Kedekatan Ayah dengan Anak Perempuan Manfaat Kedekatan Ayah dengan Anak PerempuanBapak mempunyai dampak besar pada pembentukan harga diri putrinya. bapak yang mendidik putrinya dengan langkah senantiasa menyemangatinya, semangat Manfaat Kedekatan Ayah dengan Anak Perempuan sensitif pada perasaannya, akan mendengarkan ceritanya, serta turut terlibat didalam hobinya dapat membentuk keyakinan diri sang buah hati.

4. Pengaruh Kedekatan Ayah pada jalinan asmara
Gadis yang mempunyai sudut pandang positif perihal ayahnya umumnya ingin sekali melacak dan mencari pria yang memiliki sifat layaknya ayahnya untuk jadikan rekan hidup. Karenanya, amat mutlak dan sangat penting untuk seorang bapak untuk menyayangi putrinya serta menghormati ibunya supaya buah hati jadi bahwa sang bapak menghormati wanita serta kelak mendapat pria yang menghormati dirinya.


dampak perceraian pada anak :
PERCERAIAN tidak pernah memberikan efek positif bagi anak, baik usia balita, remaja, maupun dewasa. Perpisahan orang tuanya bagi anak hanya berdampak negatif terutama terhadap perkembangan jiwa dan kecerdasan.
Efek perceraian terhadap anak pun bermacam-macam, bergantung jenis kelamin dan usia anak.
Menurut Psikolog Dwi Hafsah Handayani, perceraian akan membuat anak kehilangan salah satu figur dari orang tuanya. ’’Ayah tidak bisa menggantikan peran ibu ataupun sebaliknya, sehingga akan memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan jiwa anak. Efek perceraian anak berpengaruh membentuk kepribadian sang anak. Misalkan efek pencetus perceraian tersebut adalah anak seringkali melihat orang tua bertengkar, sang ayah seringkali memukul ibunya, dan yang lain,’’ tutur dia.
Sehingga yang tertanam dalam diri anak, terutama perempuan, semua laki-laki sama seperti ayahnya yang suka melakukan kekerasan dan memukul perempuan. ’’Bisa terjadi perubahan orientasi prilaku pada anak, yakni menyukai lawan jenisnya. Sebab, ketakutan sang anak akan diperlakukan sama seperti ibunya. Ataupun kepada anak laki-laki, akan membentuk kepribadian yang sama seperti ayahnya,’’ ungkap dia.
Tak hanya itu. Hafsah menambahkan, efek perceraian juga memengaruhi prestasi anak di sekolah. Contohnya, karena ingin diperhatikan oleh kedua orang tuanya, anak akan belajar bolos sekolah, merokok, bahkan hingga terlibat narkoba. ’’Ini mungkin sebagai bentuk protes yang ditunjukkan sang anak atas perceraian yang terjadi di antara orang tuanya,’’ tukas Hafsah.
Menurutnya, jika ditanya kapan usia anak yang tepat untuk menerima perceraian orang tua, tidak ada waktu yang tepat. ’’Semuanya akan memberikan efek negatif kepada anak karena setiap anak mempunyai kondisi yang rawan,’’ urainya.
Ia menuturkan, hal yang harus dilakukan orang tua untuk meminimalisasi efek tersebut adalah mempersiapkan anak sedini mungkin. ’’Jelaskan kepada anak sedetil mungkin mengapa orang tuanya perceraian, berapa pun usia anak dan beri info yang benar,’’ katanya.
Kemudian, jangan memberikan informasi negatif tentang salah satu di antara orang tua. ’’Karena anak tidak bisa memilih, orang tua harus memberikan ruang kepada anak untuk menilai sendiri. Dan selesaikan masalah ini berdua saja, jangan pernah melibatkan anak dalam perseteruan orang tua,’’ tegasnya.

Dampak perceraian yang di rasakan oleh anak
Anak memiliki perasaan perasaan ketika orang tuanya bercerai, hal ini terlihat antara lain :
  • Tidak aman (insecurity)
  • Tidak diingikan atau ditolak oleh orang tuanya yang pergi
  • Sedih
  • Kesepian
  • Marah
  • Kehilangan
  • Merasa bersalah dan menyalahkan diri
Dampak perceraian tersebut dapat termanifestasi dalam bentuk perilaku :
  • Suka mengamuk, menjadi kasar dan tindakan agresif
  • Menjadi pendiam, tidak lagi ceria dan tidak suka bergaul
  • Sulit berkonsentrasi dan tidak berminat pada tugas sekolah sehingga prestasi disekolah cenderung menurun
  • Suka melamun terutama mengkhayalkan orang tuanya akan bersatu lagi.

Written by: Haryanto, S.Pd Rating: 4.8
Read more: Dampak Perceraian Bagi Psikologis Anak | belajarpsikologi.com

0 komentar:

Posting Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Hostgator Coupon Code