Jumat, 31 Juli 2015

Bingung Pilih Kepala Daerah ? Ini Tips nya



Pilkada tahun 2015 bakalan serentak, tahap pendaftaran peserta Pilkada serentak 2015 pada 26-28 Juli mendatang, Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) serentak 9 Desember 2015 menjadi sarana masyarakat untuk memilih pemimpinnya
sumber kompas : http://nasional.kompas.com/read/2015/05/21/05305511/KPU.Pastikan.Pilkada.Serentak.Sesuai.Jadwal
pada umumnya masyarakat umum agak bingung dengan memilih kepala daerah, bagi mereka yang tertarik dan mempelajari politik tidaklah sulit,tapi kebanyakan masyarakat saat ini gejala jenuh dengan kondisi politik di Indonesia memaksa mereka agak cuek dengan keadaan, namun disisi lain ada kewajiban setiap masyarakat Indonesia untuk memanfaatkan suaranya dalam memilih kepala daerah.
foto-foto bakal calon bertebaran di tiap pinggir jalan, halte, gedung, poster, spanduk, banner, bahkan di dinding-dinding sekolah dan gerbang-gerbang sekolah, seolah memaksa untuk memperkanalkan diri, namun ironisnya hanya menjadi sampah dan merusak keindahan lingkungan. bahkan tak sedikit tangan-tangan usil merusak foto dan gambar bakal calon, sehingga menambah kekusaman kota atau daerah.
mengetahui muka dan tampang kepala daerah memang penting, namun jauh lebih penting bagi masyarakat adalah kiprah dan kinerja serta kualitas diri si calon. ada beberapa tips untuk mencari tahu calon kepala daerah agar kita tidak salah pilih, ingat saat kita memilih pimpinan yang zolim artinya kita ikut menanggung dosa atas kebijakannya.
apa saja kriteria untuk menjadi bahan pertimbangan kita memilih kepala daerah ? berikut adalah 9 tips menurut pemikiran penulis ;
  1. PILIH PIMPINAN YANG TIDAK TERLIBAT KKN DAN TINDAK PIDANA LAINNYA ini mungkin yang selalu di janjikan oleh banyak partaii politik, bahwa partainya tegas terhadap pelaku KORUPSI, lagi-lagi faktanya berbalik, banyak kepala daerah yang diusung partai melakukan tindakan KORUPSI, KOLUSI dan NEPOTISME. dibawah ini data Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mencatat hingga Januari 2014 sebanyak 318 orang dari total 524 orang kepala daerah dan wakil kepala daerah tersangkut dengan kasus korupsi. artinya sisa 206 kepala daerah yang masih belum tersangkut kasus korupsi.
  2. PILIH PIMPINAN YANG JUJUR DAN ADILpemimpin yang Jujur dan Adil, sepertinya mudah sekali di ucapkan, namun faktanya banyak sekali para kepala daerah dan legislatif melakukan kebohongan dan kesewenang-wenangan. banyaknya berita tentang kasus korupsi yang berakibat penahanan para kepala daerah. adil, kita bisa lihat dari kebijakan-kebijakannya selama ini, baik selama menjabat maupun selama berkiprah dalam masyarakat. apakah keputusannya hanya mementingan kepentingan pribadi atau selalu bijak dan bermanfaat untuk semua.
  3. PILIH PEMIMPIN YANG TAKWA ATAU BERIMANPimpinan yang memiliki keimaman dan ketakwaan pada umumnya memiliki pribadi yang bisa dipercaya. sebagai masyarakat awam, dari mana kita bisa melihat ini semua, sederahana saja, indikatornya, kita lihat kehidupan sehari-hari, kepekaan dia terhadap acara keagaaman, kiprah dia dalam keagamaan dan bagaimana serta sejauh mana dia melakukan peribdahan dengan baik. lah kan saya tidak bisa liat, karena bukan orang satu kampung, sederhana sekarang ini jaman teknologi, bisa cari info di internet, bisa cari tahu di masyarakat umum, bertanya dan teruslah bertanya.
  4. PILIH PIMPINAN YANG MEMILIKI ILMU PENGETAHUAN BAIK Pimpinan yang memiliki ilmu pengetahuan baik tentu saja ukurannya dengan pendidikan yang memadai. untuk soal pengetahuan kita bisa tanya dan cari tahu tentang riwayat pendidikan, baik formal maupun non formal, prestasi bidang lain-lainnya. jika kandidat berasal dari organisasi ,kita bsa cari tahu menduduki jawabatan apa calon tersebut. pernah memiliki prestasi apa ? dan bagaimana sepak terjang dalam organisasi tersebut.
  5. PILIH PIMPINAN YANG KREATIF mencari pimpinan yang kreatif bukanlah perkara mudah, pimpinan kreatif biasanya akan diikuti oleh prestasi-prestasi yang diraihnya atau dihasilkannya dari ideu, pemikira dan tindakannya. dari mana kita bisa tahu, gagasan atau ideu hasil kerja apa yangtelah dilakukan, kita harus membedakan dari yang benar-benar diciptakan atau sekedar numpang nama atau hanya turut serta atau bahkan lebih buruk dia yang mengklaim bahwa itu karyanya. dalam hal ini biasanya jika bakan calon pimpinan orang-orang yang berkualitas secara umum masyarakat akan tahu. baik prestasi nasional maupun internasional.
  6. PILIH PIMPINAN YANG BERWIBAWA DAN TERHORMAT yang dimaksud berwibawa dan terhormat adalah, pandai menjaga komunikasi, tidak asal bicara, tidak suka membangun polemik, dan selalu tepat bicara. memiliki sikap yang terhormat sebagai pimpinan. tahu betul mana yang harus disikapi mana yang harus di cermati. tidak cengeng, tidak suka mengeluh apalagi menyalahkan orang lain. jika nanti pembaca menemukan calon pemimpin yang sibuk mencari kesalahan orang lain, menurut saya lupakan!. karena tugas pemimpin terpilih adalah memperbaiki keadaan.
  7. PILIH PIMPINAN YANG TAWADU pimpinan yang andap asor, atau merendah dan tidak merendahkan, tidak sombong, berlaku bijak, tidak emosional, peduli terhadap kesulitan.
  8. PILIH PIMPINAN YANG CERMAT cermat dalam menghadapi situasi, keadaan, dan memutuskan kebijakan. penuh pertimbangan namun tidak lambat. bijak dan bisa diterima oleh seluruh masyarakat. karena pemimpin memiliki dan memegang kebijakan yang luas dan terkait nasib orang banyak, maka penlis anggap penting pemimpin yang memiliki kecermatan tinggi.
  9. PILIH PIMPINAN YANG JELAS ASAL USULNYA ada istilah dalam mencari pasangan harus jelas BIBIT, BEBET, dan BOBOT nya, begitu jga dengan calon pemimpin. kita harus tahu, dari mana datang dia, bagaimana dengan saudara kolega dan sahabat-sahabatnya, apakah mereka bersih atau dari kalangan pimpinan yang zolim, yang sering melakukan pelanggaran hukum. bagaimana dengan bobot, nilai intelektualitas calon, relasi dan hubungan baik secara personal maupun organisasi. tapi..bagaimana caranya bisa tahu ? mudah! jika pimpinan anda asli daerah setempat pasti memiliki relasi, sodara dll, kita bisa cari tahu dari sana. tanya keturunan siapa, bnagaimana kiprahnya, karena ingat lingkungan keluarga sangat mempengaruhi keputusan nanti saat jadi pimpinan.
  10. PILIH SOSOK PIMPINAN YANG BENAR! BUKAN PARTAI! mengapa saya dengan tegas demikian, karena jelas, tidak selalu pertai isinya orang salah dan korup, begitu sebaliknya tidak selalu juga orang benar menghuni partai-partai tertentu. itu artinya, SOSOK pribadi yang benar sangat penting. partai adalah jalan/kendaraan untuk calon pimpinan karena merupakan salah satu syarat. jadi bagi saya partai saat ini tidak memiliki korelasi kuat terhadap pribadi dan sikap calon pimpinan. apapun partainya jika sosok nya adalah benar dan taat dia akan benar. begitupun sebaliknya. sukur-sukur ada dari INDEFENDENT mengikuti pemilihan kepala daerah.
demikian tulisan diatas hanyalah dari hasil pemikiran pribadi penulis dari hasil pengamatan selama ini. dengan disertai data-data yang saya dapatkan dari berbagai sumber. semoga kita sebagai rakyat bisa memilih kepala daerah yang benar dan amanah! Amin.
Yono Maulana

0 komentar:

Posting Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Hostgator Coupon Code