Selasa, 06 Oktober 2015

PERLUKAH ORGANISASI BERUBAH ?

sebuah organisasi apapun itu basisnya, apakah basis profit maupun non profit tentunya memiliki perjalanan dan sejarah. pertanyaannya adalah jika sebuah organisasi hoby, perlukan ada perubahan dan perbaikan ? jawabannya adalah ; 
  1. kita harus tahu terlebih dahulu alasan, dasar serta memiliki data dan fakta mengapa organisasi tersebut harus mengalami perubahan. 
  2. dasar nya adalah salah banyaknya adalah, mungkin dari apakah organisasi tersebut sudah tidak maksimal dalam menjalankan program ? apakah dalam organisasi tersebut ada ketidak stabilan pengurus organisasi dalam strutural ? atau bahkan ada yang bermasalah , bermasalah hukum, adat istiadat ataupun lainnya yang memberikan pengaruh terhadap berjalannya organisasi tersebut. 
  3. perubahan seperti apa yang paling cocok untuk masalah yang ditemukan ?  
sebaiknya cobalah inventarisir masalah, sebelum kita menghendaki perubahan, memang betul organisasi perlu berubah, namun harus menjadi perhatian juga, perubahan tidak serta merta akan menghasilkan lebih baik dari sebelumnya. 

jika telah melalui proses analisa masalah, kemudian melakukan inventarisir masalah, mendapatkan temuan-temuan secara nyata dan ada data yang bisa di paparkan baru lah kita bisa mencari kesepakatan untuk sebuah keputusan bahwa perubahan ini memang harus di lakukan. 

perlu kacamata positif dalam memandanga persoalan organisasi, dan menyampingkan kepentingan pribadi, supaya bisa berfikir jernih dan kreatif. sehingga hasil yang didapatkan bisa diterima dengan akal sehat dan semua orang. 

yang harus kita sepakati adalah ;
perubahan organisasi itu wajar selama syarat untuk berubah ke arah yg lebih baik itu mendukung, 
perubahann itu biasanya ada dorongan, baik dari DALAM maupun dari LUAR. untuk mendorong perubahan perlu diperhatikan tahapan-tahapan perubahan, minimal harus ;
1. TAHAP IDENTIFIKASI ; yang merupakan tahap mengindentiikasi perubahan, seorang atau kelompok ini harus mampu mengenal kebutuhan perubahan dan bisa mengindentifikasi tipe perubahan. 
2. TAHAP PERENCANAAN : tahapan perencanaan perubahan  harus dianalisis mengenai diagnostik situasional tehnik, pemilihan strategi umum, dan pemilihan.   Dalam proses ini perlu dipertimbangkan adanya faktor pendukung sehingga perubahan dapat terjadi dengan baik.
3. TAHAP IMPLEMENTASI : tahap implementasi perubahan dimana terjadi proses pencairan, perubahan dan pembekuan yang diharapkan.  Apabila suatu perubahan sedang terjadi kemungkinan timbul masalah. Untuk itu perlu dilakukan monitoring perubahan.
4. TAHAP EVALUASI DAN UMPAN BALIK : Untuk melakukan evaluaasi diperlukan data, oleh karena itu dalam tahap ini dilakukan pengumpulan data dan evaluasi data tersebut.  Hasil evaluasi ini dapat di umpan balik kepada tahap 1 sehingga memberi dampak pada perubahan yang diinginkan berikutnya

nah apabila bisa melakukan langkah-langkah ini dengan baik maka perubahan organisasi dipastikan harus berubah. tentunya dengan temuan data yang bisa mendukung untuk perubahan.     

0 komentar:

Posting Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Hostgator Coupon Code