Minggu, 14 Mei 2017

PENCEGAHAN VIRUS / MALLWARE Ransomeware, WannaCry dan WannaCrypt


ISACA ID Official Release
Technical guidance to prevent WannaCry Ransomware Attack
INDONESIA CHAPTER
Seiring dengan maraknya serangan Ransomware bernama WannaCry atau WannaCrypt di seluruh dunia, yaitu sebuah malware varian baru yang diyakini dikembangkan menggunakan exploit tools milik NSA dengan menyerang komputer dengan sistem operasi Microsoft Windows, ISACA ID mencoba membantu memberikan panduan pencegahan agar terhindar dari serangan malware tersebut. Berikut ini adalah langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah penularan malware WannaCry tersebut pada komputer end client yang menggunakan sistem operasi Windows 10:
Along with the rise of Ransomware attacks around the world named WannaCry or WannaCrypt, a new variant malware that is believed to be developed using NSA's exploit tools to attack computers with Microsoft Windows operating system, ISACA ID tries to help provide preventive guidance to avoid those malware attacks. Here are the steps that can be done to prevent the infection of malware WannaCry on your end client computers that use Windows operating system 10:
  1. Cabut koneksi internet dari kabel LAN maupun koneksi nirkabel.
    Disconnect your machine from the internet both wired or wireless network.
  2. Lakukan backup terhadap seluruh data yang ada di local hard drive.
    Backup all of your files from local drive to external storage.
  3. Lakukan update terhadap Antivirus yang digunakan.
    Update Antivirus definition.
  4. Instal Security Patch MS17-010 - KB3210720 pada tautan berikut: Install MS17-010 Windows Security Patch KB3210720 from the following link:
  5. Nonaktifkan layanan SMBv1/CIFS File Sharing Support. Disabling the SMBv1/CIFS File Sharing Support.
  6. Tutup koneksi internet pada port 139, 445 dan 3389. Close ports that related to SMB services: 139, 445, 3389.
Unduh seluruh update yang dibutuhkan dan simpan pada satu komputer di jaringan LAN anda, lalu perintahkan seluruh komputer lain yang dimiliki untuk mengambil update dari komputer tadi sehingga
mencegah terjadinya infeksi dari internet serta menghemat penggunaan bandwidth.
Download all update that needed and save it on a network computer, then ask the people to get the updates from the that computer (acting as central repository) in order to prevent external exposure and to save bandwidth.


Panduan unduh dan instalasi Security Patch MS17-010 - KB3210720
Guide to download and install security patches update MS17-010 - KB3210720
1.
Unduh Security Patch MS17-010 - KB3210720 pada tautan berikut: Download MS17-010 Windows Security Patch KB3210720 from the following link:
http://www.catalog.update.microsoft.com/Search.aspx?q=KB3210720 :
Unduh dan simpan file udate sesuai dengan versi komputer yang dimiliki. Pilihan pertama untuk versi x86 - 32 bit dan kedua untuk x64 - 64 bit:
Download and save the updates that match your system version. First one for x86-32 bit and the second one for x64 64 bit system:
Halaman untuk mengunduh file yang dipilih akan muncul, lalu simpan di lokal disk:
The download page will take sometime to show up, then save the updates onto your local drive.
Install patches sesuai versi komputer anda Install patches according to your computer version.
Setelah selesai tekan tombol Finished. Press button Finish when it’s Done.
2.
3.
2
Technical guidance to prevent WannaCry Ransomware Attack
Panduan update Anti Virus Windows Defender
Guide to update the antivirus Windows Defender
  1. Buka antivirus Windows Defender pada pojok kanan bawah seperti dibawah ini:
    Run the Windows Defender antivirus form the right bottom icon.
  2. Pilih tab Update lalu tekan tombol Update definitions. Select Update tab then press Update Definitions.
3. Selesai.
Done
3
Technical guidance to prevent WannaCry Ransomware Attack
Panduan untuk menonaktifkan fitur SMBv1/CIFS File Sharing Support: Guide to disable SMBv1/CIFS on Windows 10:
1. Tekan tombol start windows dan ketik Programs and Features, menu tersebut akan muncul seperti terlihat pada gambar berikut:
Click on the windows start button and type “Programs and Features”, the menu will show up as seen by the picture below:
Atau anda dapat menelusur dari pengaturan Windows sesuai langkah-langkah berikut:
Or you can also browse from the windows settings as the following steps:
Tekan ikon windows pada sudut kiri bawah lalu tekan ikon pengaturan Press windows icon on your left bottom then press settings
Pilih menu System Select System menu
4
Technical guidance to prevent WannaCry Ransomware Attack
Pilih menu Apps & Features pada bagian sebelah kiri. On the left side bar select “Apps & features.
Gulirkan laman ke bawah dan tekan menu Programs and Features Scroll down the center windows and click on the Programs and Features menu
5
Technical guidance to prevent WannaCry Ransomware Attack
  1. Setelah jendela Programs and Features terbuka, pilih menu Turn Windows features on or offpada sisi sebelah kiri.
    On the left bar menu of Program and Features window, Select “Turn Windows features on or off”.
  2. Hapus centang pada pilihan SMB 1.0/CIFS File Sharing Support lalu tekan tombol OK. Uncheck option for SMB 1.0/CIFS File Sharing Support, then press OK button.
  3. Setelah selesai tekan tombol Restart now.
    When it’s done restart your system by pressing Restart now button.
6
Technical guidance to prevent WannaCry Ransomware Attack
5. Layanan SMBv1 anda telah dinonaktifkan. Your SMBv1 services has been disabled.
7
Technical guidance to prevent WannaCry Ransomware Attack
Panduan untuk menutup port 139, 445 & 3389 menggunakan Windows Firewall pada Windows 10
Guide to block specific ports 139, 445 & 3389 using win Firewall on Windows 10
  1. Tekan tombol start windows dan ketik Firewalls, tersebut akan muncul seperti terlihat pada gambar berikut
    Click on the windows start button and type Firewalls”, the menu will show up as seen by the picture below:
  2. Akan muncul program Windows Firewall seperti terlihat dibawah ini. Pilih menu Inbound rules pada sisi sebelah kiri:
    The firewall application will show up, select Inbound Rules menu on the left side bar.
8
Technical guidance to prevent WannaCry Ransomware Attack
  1. Pada deretan menu di atas, tekan menu Action lalu tekan menu New Rule. On the top menus, select Action then press New Rules menu.
  2. Pilih tombol Port lalu tekan tombol Next di bagian bawah
    New Inbound window will show up, select Port button then press Next
  3. Pada bagian atas pilih tombol menu TCP lalu di bagian tengah pilih Specific local ports dan tuliskan nomor port 139, 445, 3389 pada kolom yang tersedia. Lakukan langkan yang sama untuk protokol UDP.
    Select TCP menu on the top and Specific local ports on the bottom. Insert port number 139, 445, and 3389 on the text field then press Next. Do the same thing for the UDP protocol.
9
Technical guidance to prevent WannaCry Ransomware Attack
6. Pada bagian Action, pilih tombol Block the connection lalu tekan tombol Next. On the Action section, select Block the connection then press Next button.
10
Technical guidance to prevent WannaCry Ransomware Attack
  1. Pada bagian Profile, centang pilihan koneksi di ketiganya bila diperlukan (Domain, Private & Public) lalu tekan tombol Next.
    On the profile section, check all the connection mode if necessary, then press Next.
  2. Beri nama Rules yang baru anda buat dengan nama apa saja lengkap dengan keterangannya, lalu tekan tombol Finish.
    Give any name to identify your New Rules and fill the description, then press Finish. Done.
11
Technical guidance to prevent WannaCry Ransomware Attack 

SUMBER ISACA 
DOWNLOAD PETUNJUK PDF FILE DISINI

Minggu, 30 April 2017

SANG MAESTRO AFFANDI KOESOEMA WONG CIREBON MUNCUL DI GOOGLE DOODLE HARI INI


Affandi Koesoema adalah seorang pelukis yang dikenal sebagai Maestro Seni Lukis Indonesia, mungkin pelukis Indonesia yang paling terkenal di dunia internasional, berkat gaya ekspresionisnya dan romantisme yang khas. Wikipedia
Meninggal: 23 Mei 1990, Jawa
Dikenal karena: Pelukis ekspresionisme atau abstrak
Pasangan: Maryati Affandi (m. 1933–1990), Rubiyem Affandi (m. ?–1990)
 
Affandi dilahirkan di Cirebon pada tahun 1907, putra dari R. Koesoema, seorang mantri ukur di pabrik gula di Ciledug, Cirebon. Dari segi pendidikan, ia termasuk seorang yang memiliki pendidikan formal yang cukup tinggi. Bagi orang-orang segenerasinya, memperoleh pendidikan HIS, MULO, dan selanjutnya tamat dari AMS, termasuk pendidikan yang hanya diperoleh oleh segelintir anak negeri.
Namun, bakat seni lukisnya yang sangat kental mengalahkan disiplin ilmu lain dalam kehidupannya, dan memang telah menjadikan namanya tenar sama dengan tokoh atau pemuka bidang lainnya.
Pada umur 26 tahun, pada tahun 1933, Affandi menikah dengan Maryati, gadis kelahiran Bogor. Affandi dan Maryati dikaruniai seorang putri yang nantinya akan mewarisi bakat ayahnya sebagai pelukis, yaitu Kartika Affandi.
Sebelum mulai melukis, Affandi pernah menjadi guru dan pernah juga bekerja sebagai tukang sobek karcis dan pembuat gambar reklame bioskop di salah satu gedung bioskop di Bandung. Pekerjaan ini tidak lama digeluti karena Affandi lebih tertarik pada bidang seni lukis.
Sekitar tahun 30-an, Affandi bergabung dalam kelompok Lima Bandung, yaitu kelompok lima pelukis Bandung. Mereka itu adalah Hendra Gunawan, Barli, Sudarso, dan Wahdi serta Affandi yang dipercaya menjabat sebagai pimpinan kelompok. Kelompok ini memiliki andil yang cukup besar dalam perkembangan seni rupa di Indonesia. Kelompok ini berbeda dengan Persatuan Ahli Gambar Indonesia (Persagi) pada tahun 1938, melainkan sebuah kelompok belajar bersama dan kerja sama saling membantu sesama pelukis.
Pada tahun 1943, Affandi mengadakan pameran tunggal pertamanya di Gedung Poetera Djakarta yang saat itu sedang berlangsung pendudukan tentara Jepang di Indonesia. Empat Serangkai—yang terdiri dari Ir. Soekarno, Drs. Mohammad Hatta, Ki Hajar Dewantara, dan Kyai Haji Mas Mansyur—memimpin Seksi Kebudayaan Poetera (Poesat Tenaga Rakyat) untuk ikut ambil bagian. Dalam Seksi Kebudayaan Poetera ini Affandi bertindak sebagai tenaga pelaksana dan S. Soedjojono sebagai penanggung jawab, yang langsung mengadakan hubungan dengan Bung Karno.
Poster propaganda Boeng, ajo, Boeng! karya Affandi, 1945
Ketika republik ini diproklamasikan 1945, banyak pelukis ambil bagian. Gerbong-gerbong kereta dan tembok-tembok ditulisi antara lain "Merdeka atau mati!". Kata-kata itu diambil dari penutup pidato Bung Karno, Lahirnya Pancasila, 1 Juni 1945. Saat itulah, Affandi mendapat tugas membuat poster. Poster yang merupakan ide Soekarno itu menggambarkan seseorang yang dirantai tetapi rantainya sudah putus. Yang dijadikan model adalah pelukis Dullah. Kata-kata yang dituliskan di poster itu ("Bung, ayo bung") merupakan usulan dari penyair Chairil Anwar. Sekelompok pelukis siang-malam memperbanyaknya dan dikirim ke daerah-daerah.
Bakat melukis yang menonjol pada diri Affandi pernah menorehkan cerita menarik dalam kehidupannya. Suatu saat, dia pernah mendapat beasiswa untuk kuliah melukis di Santiniketan, India, suatu akademi yang didirikan oleh Rabindranath Tagore. Ketika telah tiba di India, dia ditolak dengan alasan bahwa dia dipandang sudah tidak memerlukan pendidikan melukis lagi. Akhirnya biaya beasiswa yang telah diterimanya digunakan untuk mengadakan pameran keliling negeri India.
Sepulang dari India, Eropa, pada tahun lima puluhan, Affandi dicalonkan oleh PKI untuk mewakili orang-orang tak berpartai dalam pemilihan Konstituante. Dan terpilihlah dia, seperti Prof. Ir. Saloekoe Poerbodiningrat dsb, untuk mewakili orang-orang tak berpartai. Dalam sidang konstituante, menurut Basuki Resobowo yang teman pelukis juga, biasanya katanya Affandi cuma diam, kadang-kadang tidur. Tapi ketika sidang komisi, Affandi angkat bicara. Dia masuk komisi Perikemanusiaan (mungkin sekarang HAM) yang dipimpin Wikana, teman dekat Affandi juga sejak sebelum revolusi.
Topik yang diangkat Affandi adalah tentang perikebinatangan, bukan perikemanusiaan dan dianggap sebagai lelucon pada waktu itu. Affandi merupakan seorang pelukis rendah hati yang masih dekat dengan flora, fauna, dan lingkungan walau hidup di era teknologi. Ketika Affandi mempersoalkan 'Perikebinatangan' tahun 1955, kesadaran masyarakat terhadap lingkungan hidup masih sangat rendah.
Affandi juga termasuk pimpinan pusat Lekra (Lembaga Kebudayaan Rakyat), organisasi kebudayaan terbesar yang dibubarkan oleh rezim Suharto. Dia bagian seni rupa Lembaga Seni Rupa) bersama Basuki Resobowo, Henk Ngantung, dan sebagainya.
Pada tahun enampuluhan, gerakan anti imperialis AS sedang mengagresi Vietnam cukup gencar. Juga anti kebudayaan AS yang disebut sebagai 'kebudayaan imperialis'. Film-film Amerika, diboikot di negeri ini. Waktu itu Affandi mendapat undangan untuk pameran di gedung USIS Jakarta. Dan Affandi pun, pameran di sana.
Ketika sekelompok pelukis Lekra berkumpul, ada yang mempersoalkan. Mengapa Affandi yang pimpinan Lekra kok pameran di tempat perwakilan agresor itu. Menanggapi persoalan ini, ada yang nyeletuk: "Pak Affandi memang pimpinan Lekra, tetapi dia tak bisa membedakan antara Lekra dengan Lepra!" kata teman itu dengan kalem. Keruan saja semua tertawa.
Meski sudah melanglangbuana ke berbagai negara, Affandi dikenal sebagai sosok yang sederhana dan suka merendah. Pelukis yang kesukaannya makan nasi dengan tempe bakar ini mempunyai idola yang terbilang tak lazim. Orang-orang lain bila memilih wayang untuk idola, biasanya memilih yang bagus, ganteng, gagah, bijak, seperti; Arjuna, Gatutkaca, Bima, Krisna.
Namun, Affandi memilih Sokrasana yang wajahnya jelek namun sangat sakti. Tokoh wayang itu menurutnya merupakan perwakilan dari dirinya yang jauh dari wajah yang tampan. Meskipun begitu, Departemen Pariwisata Pos dan Telekomunikasi (Deparpostel) mengabadikan wajahnya dengan menerbitkan prangko baru seri tokoh seni/artis Indonesia. Menurut Helfy Dirix (cucu tertua Affandi) gambar yang digunakan untuk perangko itu adalah lukisan self-portrait Affandi tahun 1974, saat Affandi masih begitu getol dan produktif melukis di museum sekaligus kediamannya di tepi Kali Gajahwong Yogyakarta.

Semasa hidupnya, ia telah menghasilkan lebih dari 2.000 karya lukis. Karya-karyanya yang dipamerkan ke berbagai negara di dunia, baik di Asia, Eropa, Amerika maupun Australia selalu memukau pecinta seni lukis dunia. Pelukis yang meraih gelar Doktor Honoris Causa dari University of Singapore tahun 1974 ini dalam mengerjakan lukisannya, lebih sering menumpahkan langsung cairan cat dari tube-nya kemudian menyapu cat itu dengan jari-jarinya, bermain dan mengolah warna untuk mengekspresikan apa yang ia lihat dan rasakan tentang sesuatu.
Dalam perjalanannya berkarya, pemegang gelar Doctor Honoris Causa dari University of Singapore tahun 1974, ini dikenal sebagai seorang pelukis yang menganut aliran ekspresionisme atau abstrak. Sehingga seringkali lukisannya sangat sulit dimengerti oleh orang lain terutama oleh orang yang awam tentang dunia seni lukis jika tanpa penjelasannya. Namun bagi pecinta lukisan hal demikianlah yang menambah daya tarikny
Kesederhanaan cara berpikirnya terlihat saat suatu kali, Affandi merasa bingung sendiri ketika kritisi Barat menanyakan konsep dan teori lukisannya. Oleh para kritisi Barat, lukisan Affandi dianggap memberikan corak baru aliran ekspresionisme. Tapi ketika itu justru Affandi balik bertanya, Aliran apa itu?.
Bahkan hingga saat tuanya, Affandi membutakan diri dengan teori-teori. Bahkan ia dikenal sebagai pelukis yang tidak suka membaca. Baginya, huruf-huruf yang kecil dan renik dianggapnya momok besar.
Bahkan, dalam keseharian, ia sering mengatakan bahwa dirinya adalah pelukis kerbau, julukan yang diakunya karena dia merasa sebagai pelukis bodoh. Mungkin karena kerbau adalah binatang yang dianggap dungu dan bodoh. Sikap sang maestro yang tidak gemar berteori dan lebih suka bekerja secara nyata ini dibuktikan dengan kesungguhan dirinya menjalankan profesi sebagai pelukis yang tidak cuma musiman pameran. Bahkan terhadap bidang yang dipilihnya, dia tidak overacting.
Misalnya jawaban Affandi setiap kali ditanya kenapa dia melukis. Dengan enteng, dia menjawab, Saya melukis karena saya tidak bisa mengarang, saya tidak pandai omong. Bahasa yang saya gunakan adalah bahasa lukisan. Bagi Affandi, melukis adalah bekerja. Dia melukis seperti orang lapar. Sampai pada kesan elitis soal sebutan pelukis, dia hanya ingin disebut sebagai tukang gambar.
Lebih jauh ia berdalih bahwa dirinya tidak cukup punya kepribadian besar untuk disebut seniman, dan ia tidak meletakkan kesenian di atas kepentingan keluarga. Kalau anak saya sakit, saya pun akan berhenti melukis, ucapnya.
Sampai ajal menjemputnya pada Mei 1990, ia tetap menggeluti profesi sebagai pelukis. Kegiatan yang telah menjadi bagian dari hidupnya. Ia dimakamkan tidak jauh dari museum yang didirikannya itu.

Museum Affandi

Museum yang diresmikan oleh Fuad Hassan, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ketika itu dalam sejarahnya telah pernah dikunjungi oleh Mantan Presiden Soeharto dan Mantan Perdana Menteri Malaysia Dr. Mahathir Mohammad pada Juni 1988 kala keduanya masih berkuasa. Museum ini didirikan tahun 1973 di atas tanah yang menjadi tempat tinggalnya.
Saat ini, terdapat sekitar 1.000-an lebih lukisan di Museum Affandi, dan 300-an di antaranya adalah karya Affandi. Lukisan-lukisan Affandi yang dipajang di galeri I adalah karya restropektif yang punya nilai kesejarahan mulai dari awal kariernya hingga selesai, sehingga tidak dijual.
Sedangkan galeri II adalah lukisan teman-teman Affandi, baik yang masih hidup maupun yang sudah meninggal seperti Basuki Abdullah, Popo Iskandar, Hendra, Rusli, Fajar Sidik, dan lain-lain. Adapun galeri III berisi lukisan-lukisan keluarga Affandi.
Di dalam galeri III yang selesai dibangun tahun 1997, saat ini terpajang lukisan-lukisan terbaru Kartika Affandi yang dibuat pada tahun 1999. Lukisan itu antara lain "Apa yang Harus Kuperbuat" (Januari 99), "Apa Salahku? Mengapa ini Harus Terjadi" (Februari 99), "Tidak Adil" (Juni 99), "Kembali Pada Realita Kehidupan, Semuanya Kuserahkan KepadaNya" (Juli 99), dan lain-lain. Ada pula lukisan Maryati, Rukmini Yusuf, serta Juki Affandi.

Affandi di mata dunia

Affandi memang hanyalah salah satu pelukis besar Indonesia bersama pelukis besar lainnya seperti Raden Saleh, Basuki Abdullah dan lain-lain. Namun karena berbagai kelebihan dan keistimewaan karya-karyanya, para pengagumnya sampai menganugerahinya berbagai sebutan dan julukan membanggakan antara lain seperti julukan Pelukis Ekspressionis Baru Indonesia bahkan julukan Maestro. Adalah Koran International Herald Tribune yang menjulukinya sebagai Pelukis Ekspressionis Baru Indonesia, sementara di Florence, Italia dia telah diberi gelar Grand Maestro.
Berbagai penghargaan dan hadiah bagaikan membanjiri perjalanan hidup dari pria yang hampir seluruh hidupnya tercurah pada dunia seni lukis ini. Di antaranya, pada tahun 1977 ia mendapat Hadiah Perdamaian dari International Dag Hammershjoeld. Bahkan Komite Pusat Diplomatic Academy of Peace PAX MUNDI di Castelo San Marzano, Florence, Italia pun mengangkatnya menjadi anggota Akademi Hak-Hak Asasi Manusia.
Dari dalam negeri sendiri, tidak kalah banyak penghargaan yang telah diterimanya, di antaranya, penghargaan "Bintang Jasa Utama" yang dianugerahkan Pemerintah Republik Indonesia pada tahun 1978. Dan sejak 1986 ia juga diangkat menjadi Anggota Dewan Penyantun ISI (Institut Seni Indonesia) di Yogyakarta. Bahkan seorang Penyair Angkatan 45 sebesar Chairil Anwar pun pernah menghadiahkannya sebuah sajak yang khusus untuknya yang berjudul "Kepada Pelukis Affandi".
Untuk mendekatkan dan memperkenalkan karya-karyanya kepada para pecinta seni lukis, Affandi sering mengadakan pameran di berbagai tempat. Di negara India, dia telah mengadakan pameran keliling ke berbagai kota. Demikian juga di berbagai negara di Eropa, Amerika serta Australia. Di Eropa, ia telah mengadakan pameran antara lain di London, Amsterdam, Brussels, Paris, dan Roma. Begitu juga di negara-negara benua Amerika seperti di Brasil, Venezia, San Paulo, dan Amerika Serikat. Hal demikian jugalah yang membuat namanya dikenal di berbagai belahan dunia. Bahkan kurator terkenal asal Magelang, Oei Hong Djien, pernah memburu lukisan Affandi sampai ke Rio de Janeiro.

Pameran

  1. Museum of Modern Art (Rio de Janeiro, Brasil, 1966)
  2. East-West Center (Honolulu, 1988)
  3. Festival of Indonesia (AS, 1990-1992)
  4. Gate Foundation (Amsterdam, Belanda, 1993)
  5. Singapore Art Museum (1994)
  6. Centre for Strategic and International Studies (Jakarta, 1996)
  7. Indonesia-Japan Friendship Festival (Morioka, Tokyo, 1997)
  8. ASEAN Masterworks (Selangor, Kuala Lumpur, Malaysia, 1997-1998)
  9. Pameran keliling di berbagai kota di India.
  10. Pameran di Eropa al: London, Amsterdam, Brussels, Paris, Roma
  11. Pameran di benua Amerika al: Brasilia, Venezia, São Paulo, Amerika Serikat
  12. Pameran di Australia
  13. Affandi Alive di Museum Lippo Plaza Jogja

Buku tentang Affandi

  1. Buku kenang-kenangan tentang Affandi, Prix International Dag Hammarskjöld, 1976, 189 halaman. Ditulis dalam empat bahasa, yaitu Bahasa Inggris, Belanda, Perancis, dan Indonesia.
  2. Nugraha Sumaatmadja, buku tentang Affandi, Penerbitan Yayasan Kanisius, 1975
  3. Ajip Rosidi, Zaini, Sudarmadji, Affandi 70 Tahun, Dewan Kesenian Jakarta, 1978. Diterbitkan dalam rangka memperingati ulang tahun ketujuh puluh.
  4. Raka Sumichan dan Umar Kayam, buku tentang Affandi, Yayasan Bina Lestari Budaya Jakarta, 1987, 222 halaman. Diterbitkan dalam rangka memperingati 80 tahun Affandi, dalam dua bahasa, yakni Bahasa Inggris dan Indonesia.


 

INI DIA FAKTOR KECELAKAAN BUS DI CILOTO

DAAC selalu berulang kali mengingatkan dan menyampaikan bahwa FAKTOR KECELAKAAN ADA 3;
1. FAKTOR MANUSIA
2. FAKTOR KENDARAAN
3. FAKTOR ALAM

nah yang terjadi di Ciloto itu Faktor Kendaraan, Akibat Bus Rem Blom seperti yang di lansir oleh Detik.com. Kecelakaan di Ciloto Puncak Diduga karena Bus Kitrans Rem Blong,
"Bus pariwisata Kitrans warna putih dengan nopol B 7057 BGA dari Jakarta menuju Cianjur diduga rem blong," Kasatlantas Polres Cianjur AKP Erik Bangun Prakasa, melalui pesan singkat kepada detikcom (30/4/2017).
Lebih lanjut Erik mengatakan, karena kondisi Jalan yang sedang macet kemudian bus tersebut menabrak kendaraan.

"Bus menabrak tiga mobil, satu angkot dan empat motor," terangnya.

Akibat kecelakaan tersebut mengakibatkan kemacetan dari arah Jakarta menuju Cianjur dan sebaliknya. Berikut daftar kendaraaan dan korban jiwa akibat kecelakaan tersebut:

Kendaraan yang terlibat:

1. Bus Pariwisata Kitrans B 7058 BGA
2. Avanza Silver B 1608 BKV
3. Avanza Silver B 1087 BIQ
4. Pick Up Hitam F 8312 YA
5. R2 Mio Merah B 4503 BBI
6. R2 Vario Merah B 3370 BXG
7. R2 Vario Hitam B 4503 BBI
8. R2 Satria FU B 6917 BHK


Nama-nama korban meninggal dunia:


1. Willy Chandra
2. Yoyo Yohanes
3. Wagiroen
4. Mamad
5. Suyono
6. Yatna
7. Mr X (belum diketahui identitasnya)
8. Mr X (belum diketahui identitasnya)
9. Mr x (belum diketahui identitasnya)
10. Mrs X (belum diketahui identitasnya)
11. Mrs X (belum diketahui identitasnya)
(avn/rvk)

PESAN DAAC
sebelum anda berpergian CEK TERLBIH DAHULU KONDISI KENDARAAN ANDA. 
silahkan baca tips berikut ini

KECELAKAAN CILOTO JAM 11 MENINGGAL DUNIA 11


Baru saja diberitakan pada Minggu 30 April 2017 jam 11 pagi telah terjadi kecelakaan maut yang mellibatkan Bus penumpang, Kenadaraan Mobil dan Motor total ada 11 orang yang meninggal sampai tulisan ini dipublikasikan jam 14.44 wib.

berikut adalah data-data korban kecelakaan tersebut :
"Ada 11 orang meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut, ada 4 kendaraan roda empat dan 4 kendaraan roda dua yang terlibat kecelakaan beruntun," kata Erik saat dihubungi detikcom.

Saat ini ada 11 orang korban meninggal dunia, mereka berjenis kelamin laki-laki sebanyak 9 orang dan perempuan 2 orang.

"Ada lima korban yang belum diketahui identitasnya," sambung Erik.

Nama-nama korban meninggal dunia antara lain:

1. Willy Chandra
2. Yoyo Yohanes
3. Wagiroen
4. Mamad
5. Suyono
6. Yatna
7. Mr X (belum diketahui identitasnya)
8. Mr X (belum diketahui identitasnya)
9. Mr x (belum diketahui identitasnya)
10. Mrs X (belum diketahui identitasnya)
11. Mrs X (belum diketahui identitasnya)

TETAP WASPADA DAN BERHATI-HATI
Memang benar nasib ada di tangan Tuhan, namun bukan berarti kita mengabaikan keselamatan dan kewaspadaan. bagi sahabat semua yang berlibur dengan kendaraan apapun tetaplah berhati-hati, cek terlebih dahulu kendaraan dan tetaplah menjadi pengendara yang bijak dalam perjalanan.

namun bagaimana jika anda mengendari Bus Umum atau kendaraan umum tidak ada salahnya jika anda menemui sopir yang ugal-ugalan atau mengantuk segera ingatkan untuk beristirahat atau anda melarang untuk ugal ugalan. bagaimanapun nyawa jauh lebih berharga.

Faktor kecelakaan ada 3 yakni,
1. Faktor Manusia
2. Faktor Alam
3 Faktor Kendaraan

sering kali penyumbang terbesar dalam kecelakaan kenadaraan adalah karena ulah manusia yang tidak disiplin atau mengabaikan keselamatan.
jadi buat semua sahabat JANGAN GANTI KECERIAAN LIBURANMU DENGAN KECELAKAAN yang akhirnya menimbulkan kesedihan bahkan lebih dari itu.

Pembina DAAC-2017

Rabu, 19 April 2017

Orang Kuningan Pimpin Jakarta - Anies Sandi Menang Di Putaran Kedua

Anies Rasyid Baswedan, Ph.D, (lahir di Kuningan, Jawa Barat, 7 Mei 1969; umur 47 tahun[1]) adalah Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia ke-26 di Kabinet Kerja yang menjabat sejak 26 Oktober 2014 sampai 27 Juli 2016. Dalam pertengahan periode Kabinet, Ia digantikan oleh Muhadjir Effendy, Rektor Universitas Muhammadiyah Malang dalam perombakan Kabinet 27 Juli 2016. Ia adalah seorang intelektual dan akademisi asal Indonesia. Ia merupakan cucu dari pejuang kemerdekaan Abdurrahman Baswedan. Ia menginisiasi gerakan Indonesia Mengajar dan menjadi rektor termuda yang pernah dilantik oleh sebuah perguruan tinggi di Indonesia pada tahun 2007, saat menjadi Rektor Universitas Paramadina pada usia 38 tahun.

Menjelang pemilihan umum Presiden Indonesia 2014, ia ikut mencalonkan diri menjadi calon presiden lewat konvensi Partai Demokrat. Ia mencalonkan diri sebagai calon gubernur pada pemilihan umum Gubernur DKI Jakarta 2017, berpasangan dengan Sandiaga Uno.[2]

sumber (wikipedia)

 
hasil Quick Count hari ini sementara Anies Sandi Unggul pasangan Ahok Jarot, bagi warna kuningan ini tentu saja merupakan sebuah kebanggaan, salah satu warga nya bisa memimpin jakarta sebagai barometer Indonesia. terlbih lagi warga Jakarta yang memang mengharapkan Anies_Sandi menang dalam putaran ke 2 ini. 

siapapun pemenangnya tentunya harapan masyarakat Jakarta dan Indonesia adalah Jakarta tetap aman, damai, Sejahtera bisa menjadi barometer Indonesia baik secara Nasional Maupun Internasional. 

Selamat kepada pasangan Anies Sandi semoga Jakarta lebih baik! amin...

Rabu, 12 April 2017

Hari Ini 11 April 2017 Alfian Rajendra Maulana Telah Lahir

Alhamdulilahirobbilalamin, Telah Lahir dengan selamat Putra yang dinantikan Alfian Rajendra Maulana pada hari Rabu 11 April 2017 di Rumah Sakit Dera As-Syifa Banjarharjo Brebes. melalui proses Operasi Caessar dibantu oleh tim Dr Hendrik SPOG, dr Anastesi dr Angga SpAn dan tim OK lainnya. lahir dengan berat badan 4.8Kg dan dalam keadaan sehat, baik Ibundanya Lia Unari maupun Alfian Rajendra Maulana. 

dengan terus bersyukur kepada Alloh SWT tentu saja ini nikmat sekaligus ujian, Alfian Rajendra Maulana adalah satu-satunya anak laki-laki dari saya Yono Maulana, dimana sebelumnya adalah Afiifa Khairiyah Maulana dan Saffa Asila Maulana. mereka adalah generasi saya Insya Alloh akan menjadi anak-anak yang membanggakan. 

bertepatan dengan Lahirnya Rajendra saya bergabung di Universitas Swadaya Gunung Jati dan berkat rahmat Alloh SWT pula saya langsung ditunjuk sebagai Kepala Biro TIK lagi-lagi ini adalah rizky yang tak terduga dan tentusaja perlu di syukuri.

sengaja saya beri Nama Alfian Rajendra Maulana setelah melalui proses panjang pencarian dan alhamdulilah bisa di putuskan pada saat saya setelah selesai Sholat di sebuah musola di Rumah Sakit Dera tentu saja ini nama Islami yang memiliki arti Alfian yang berarti Agung, Rajendra yang berarti sangat Tampan, dan maulana adalah Terhormat, secara lengkap adalah Laki-laki agung yang tampan dan terhormat. tentu saja ini harapan saya sebagai orang tua, yang memilikiharapan anaknya kelak menjadi anak Yang Soleh, memiliki kepribadian yang elok, Bijak, sabar, taat dan Bijak, harapan besarnya mampu menjadi seorang pemimpin yang bijak dan membawa kebaikan untuk sesama. Allohuma Amin....
medio 12 April 2017
Cirebon

Minggu, 02 April 2017

Kasian Tata Janeeta di Tikung Temen Sendiri

miris benar perjalanan kisah asmaranya Tata Janeeta, saat mendapatkan kebahagian bersama seorang pria dan dilalui dengan cerita-cerita dan kejadian-kejadian indah bersama kekasihnya, saat dipuncak kebahagian harus berkahir dengan terperosok kedalam jurang kekecewaan dan kesedihan yang mendalam. apa sebab ? karena kekasih yang dicintainya berselingkuh dan pada akhirnya harus menikah dengan wanita lain, yang lebih menyakitkan lagi adalah wanita lain tersebut adalah sahabatnya! Tata Janeeta di tikung temen sendiri rupanya. tentu saja ini bukan kisah sesungguhnya melainkan cerita dari Lagu Video Clip terbarunya yang berjudul Korbanmu 
 

namun ada yang menarik dari lagu terbaru Tata Janeeta kali ini, banyak kabar terutama dari para Haters bahwa lagu tersebut menginterpretasikan dirinya, yaitu dari kisah perjalanan keluarganya, yang dikabarkan suaminya berselingkuh dan tidak hanya sebatas itu ternyata masih juga mempersoalkan harta gono gini, dan kemungkinan wanita tersebut adalah sahabatnya, tapi ini adalah berita yang tidak bisa dipertanggungjawabkan karena kita tidak tahu kejadian sesungguhnya dan semoga saja tidak benar. terlepas dari gosip yang ga penting tersebut jika kita coba menganalisa dengan cara awam, Tata Janeeta rupanya memilki ciri khas membawakan lagu-lagu patah hati. walaupun warna suara Tata Janeeta sangat rock sekali. namun kali ini Tata Janeeta berhasil menarik perhatian khalayak dan masyarakat banyak sekali yang terharu menonton dan menyimak bait-bait lagu tersebut yang ditunjang dengan video clipt yang apik. 

EXPLEN EXPLEN APA EXPLEN!! rupanya saat semua terbuka dengan jelas sudah tidak bisa dijelaskan, video ini sangat memberikan banyak arti pelajaran untuk kita semua terutama yang memiliki hubungan baik berkeluarga maupun yang masih proses pacaran, kesetiaan dan tanggungjawab menjadi hal sangat penting, menjaga kepercayaan adalah salah satu faktor penentu langgengnya sebuah hubungan, saat kita tidak lagi mampu setia akan banyak yang dikorban, aku, kamu, dia, kita semua karena harus larut dalam kesedihan. semoga kita semua bisa mengambil hal positif dari video clip terbaru dari Tata Janeeta ini, Sukses Untuk mba Tata dan teruslah berkarya. 


Kamis, 30 Maret 2017

Anganku Anganmu - Raisa dan Isyana Sebuah Strategi Bisnis

foto Raisa & Isyana, Sumber SONY Music
diluar ekspektasi para penggemarnya dan masyarakat luas bahwa Raisa dan Isyana bisa berkolaborasi dalam satu lagu dan frame. tapi tentu saja bukan Sony Music namanya kalo tidak pandai melakukan marketing komunikasi yang cakap dan lihai. Sony Music Entertainment Indonesia & Juni Records rupanya mengerti betul kekuatan kedua dara tersebut, masing masing memiliki pengikut atau fans yang fanatik namun sopan, tidak saling serang satu sama lain, sehingga kalo kembali ke teori pemasaran bahwa untuk menjadi besar dan mengambil hati masyarakat tentu saja dua kekuatan ini harus disatukan. tentu saja bukan hanya rumus 1 + 1 = 2 namun SONY rupanya ingin mendapatkan penjumlahan yang lebih dari itu, imbas secara luasnya adalah mereka yang bukan fanatisme akan tertarik untuk mencari tahu dengan rasa penasaran yang tinggi. 

Sony telah melakukan identifikasi pasar yang tepat menurut penulis, terlebih keduanya masih dalam satu naungan label tentu saja ini bukan perkara sulit bagi SONY Music.

Baik Isyana Saraswati maupun Raisa keduanya memiliki paras yang cantik serta warna music yang sama dan secara signifikan tidak ada perbedaan yang begitu berarti dalam hal suara.

Perdebatan yang terjadi dan membandingkan antara Isyana dan Raisa seolah dipatahkan oleh syair yang ada di bagian ref  “Satukan tujuan kita tinggalkan segala perdebatan yang sia-sia, beralih kearah yang sama bukan masalah, semua punya ruang, karena ceritamu milikmu…” baris demi baris syair penulis akui sangat dalam dan bermakna.

Strategi dalam berusaha untuk menjadi pemimpin pasar dengan taktik marketing communication yang cantik SONY Music berhasil mengalihkan semua perhatian masyarakat muda pecinta music kearah keduanya, yang saat ini dibuat satu frame sehingga menjadi focus seolah menghilangkan persaingan sebelumnya.

Jika dilihat dari Google Trends Raisa, Isyana Sarasvati - Anganku Anganmu menempati puncak teratas, itu artinya semua masyarakat sedang tertuju pada Isyana dan Raisa dengan lagu Anganku Anganmu yang saat ini menjadi hits!

Strategi SONY Music Bisa Di Contoh
Strategi yang dilakukan oleh Sony Music tentunya bisa dijadikan contoh, Sony Music mampu mengindentifikasi dan menganalisa pasar yang kemudian mereka tuangkan kedalam sebuah gagasan yang luar biasa. Album ini bukan sebuah album kompilasi ini adalah album menyatukan kekuatan besar dari 2 orang penyanyi TOP Indonesia.


Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Hostgator Coupon Code